Wisata Religi ini Dapat Ditemukan di Kota Yerusalem

Kota Yerusalem salah satu kota yang memiliki wisata religi yang selalu ramai kunjungan oleh para wisatawan baik wisatawan lokal maupun internasional. Tidak perlu diperdebatkan lagi, kota yang menjadi ibukota Israel ini dianggap suci oleh tiga agama samawi yaitu, Yahudi, Kristen, dan Islam. Selain memiliki daya tarik  wisata alamnya yang indah, kalian juga bisa menuju destinasi religi yang ada di Yerusalem. Berikut ini ada beberapa destinasi wisata religi yang ada di Yerusalem yang bisa kalian kunjungi. Berikut diantaranya.

Tembok Ratapan

Dengan tinggi 18 meter lebih, Tembok Ratapan atau disebut Wailing Wall  diyakini sebagai sisa-sisa dinding kuil milik kaum Yahudi atau dinding di sekeliling halaman kuil. Orang-orang Yahudi di seluruh dunia menilai Tembok Ratapan itu sakral. Ribuan orang mengunjungi tempat ini setiap tahun. Mereka berdoa dan menangis atas dosa yang telah dilakukan. Itulah kenapa tempat ini dinamakan Tembok Ratapan.

Walaupun dikenal tempat berdoa bagi kaum Yahudi, tapi tempat ini terdapat masjid. Karena itu, tempat ini menjadi simbol toleransi. Beberapa agama bisa beribadah dengan tenang di tempat ini.

Church of the Holy Sepulchre

Kota Tua Yerusalem menyimpan situs ziarah paling kudus. Namanya Church of the Holy Sepulchre atau Gereja Makam Kudus. Disinilah, Yesus konon disalib yang disebut Golgota. Sejak abad 4, gereja ini jadi tempat berziarah umat kristen, dimana Yesus meninggal dan nanti dibangkitkan.

Uniknya, penjaga gereja ini bukanlah pemeluk kristen. Itu sudah berlangsung sejak berabad-abad lalu. Saat traveler ke Yerusalem, masukkan Church of the Holy Sepulchre ke dalam daftar destinasi religi di Yerusalem wajib dikunjungi.

The Church of All Nations

Dalam rentang waktu antara 1919-1924, arsitek Italia Antonio Barluzzi membangun sebuah gereja di kaki Bukit Zaitun yang dinamai The Church of All Nations. Bangunan gereja ini didirikan di atas gereja Byzantium (dibangun abad 4 dan dihancurkan bangsa Persia tahun 614). Dibangun kembali oleh ksatria perang salib, tapi kemudian dihancurkan lagi.

Yesus pernah berdoa di Taman Getsemani di atas batu (ada di dalam gereja sekarang) ketika dirinya dikhianati oleh Judas. Kenapa disebut Gereja Segala Bangsa? Sebab ada 12 negara yang membiayai pembuatannya. Hal ini ditandai dengan kubah gereja dan lambang-lambang yang ada di gereja. Gereja ini juga dikenal dengan nama Gereja Agony (Penderitaan). Itulah kenapa desain interior gereja ini terkesan dark, menyesuaikan arti nama gereja ini.

Via Dolorosa

Via Dolorosa merupakan jalanan di Kota Tua Yerusalem, yang memiliki arti sebagai Jalan Penderitaan / Jalan Kesengsaraan. Sebab, disinilah Yesus berjalan menuju Kalvari sambil memanggul kayu salib yang digunakan untuk menyalibnya.

Sebelum para peziarah ke Makam Kudus, Via Dolorosa menjadi destinasi religi di Yerusalem. Untuk menapaktilasi, para peziarah akan berganti-gantian memanggul salib dari awal jalan hingga ujung jalan. Hal ini akan terasa khidmat dan kudus. Prosesi jalan salib ini sangat penting bagi para peziarah dari umat katolik.

Dome of the Rock

Dome of the Rock diklaim dimiliki Yahudi, Kristen, dan Islam sekalian menjadi pemarka antara tanah utama yang berada di dalam tembok kompleks Al-Haram asy-Syarif, Kompleks ini terdiri Al-Haram asy-Syarif. Kompleks yang banyak dikunjungi wisatawan dari dalam Tembok Lama Jerusalem.

Selain itu, Dome of the Rock diyakini sebagai tempat Nabi Ibrahim AS mengorbankan Ismail. Juga sebagai tempat Nabi Muhammad SAW dikirim ke surga.

Dominus Flevit

Dominus Flevit - the Lord wept

Dominus Flevit, diterjemahkan sebagai “Tuhan Menangis”, didesain dan dibangun abad 20 (1953-1955) oleh arsitektur bernama Antonio Barluzzi. Desain ini didasarkan dari pasal 19 Injil Lukas yang mengisahkan tentang nubuat Yesus bahwa Yerusalem akan hancur dan terkesan pada keindahannya.

Kapel Kenaikan

Empat puluh hari sejak Yesus wafat, rohnya bangkit dan pergi ke surga. Tempat perginya Yesus ke Surga dijadikan destinasi religi di Yerusalem paling terkenal, Kapel Kenaikan.

11 Tempat Wisata Religi di Jerussalem Mulai Dari Umat Muslim hingga Yahudi  Tempat Wisata Religi di Jerussalem

Di kapel ini, traveler akan menemukan jejak langkah dari Yerusalem ini telah mengalami beberapa kali renovasi. Kapel ini sudah memiliki bangunan bernama Imbomon (Di Atas Bukit) abad ke-3.

Garden Tomb

Destinasi religi di Yerusalem berikutnya adalah Garden Tomb. Apa itu Garden Tomb? Konon, tempat ini adalah sebuah makam Yesus. Makam yang ditemukan tahun 1861 ini memiliki ruang lain di dalam makan. Lokasi sekitar makam ini merupakan tempat damai bagi para pendoa untuk merenungkan hidup. Sejak ditemukan banyak orang berkunjung ke salah satu destinasi religi di Yerusalem.

Ketika berkuasa di Jerman, Hitler memberi komando untuk membantah orang-orang Yahudi dalam kitabnya yang terkenal “Mein Kampf” (Perjuanganku). Peristiwa pembantaian orang-orang Yahudi dinamakan holocaust. Untuk memperingati peristiwa ini, Israel mendirikan tugu peringatan yang dinamani Yad Vashem tahun 1953. Tugu ini berfungsi untuk menunjukkan kejadian mengerikan. Museum holocaust ini berbentuk segitiga mirip prisma. Bagian bawah bangunan ini mirip bintang Daud. Orang-orang Yahudi menyadari benar bahwa holocaust membuat populasi dunia berkurang banyak.

Gereja St. Anna dan Kolam Betesda

Kedua situs bersejarah ini berada di Muslim Kuater, sebuah kota tua yang ada di Yerusalem. Dimana keduanya terletak bersebelah-sebelahan. Kompleks Gereja St. Anna akan dijumpai para wisatawan di sebelah kanan begitu masuk dari Pintu Gerbang Domba. Konon, tempat ini menjadi saksi bisu Bunda Maria dilahirkan.

Traveler akan menemukan kompleks gereja memiliki halaman luas dan taman indah. Di ujung kompleks terdapat Kolam Bethesda kolam ini disebut-sebut di dalam Injil (Alkitab).

Pater Noster Church

Pater Noster Church dikenal sebagai destinasi religi di Yerusalem bernama “Doa Bapa Kami”. Nama gereja ini diambil dari sejarah yang menyebutkan bahwa Tuhan Yesus telah mengajari umat kristiani sebuah doa yang bernama Doa Bapa Kami. Bunyi redaksional berbeda-beda versi, baik kristen maupun katolik. Teks Doa Bapa Kami dimasukkan dalam bingkai yang terpasang di dinding tembok gereja. Ternyata ada salah satu teks Doa Bapa Kami yang berbahasa Indonesia dan ragam bahasa lainnya.

Sejarah mencatat Gereja Pater Noster dirobohkan bangsa Persia tahun 614. Sekitar 600 atau 700 tahun kemudian, gereja ini dibangun lagi oleh para ksatria perang salib. Ketika dikalahkan kaum muslimin, gereja ini kembali dihancurkan.

Yad Vashem

Wisata yang terakhir adalah Yad Vashem yang mana ketika berkuasa di Jerman, Hitler memberi komando untuk membantai orang-orang Yahudi dalam kitabnya yang terkenal “Mein Kampf” (Perjuanganku). Peristiwa pembantaian orang-orang Yahudi dinamakan holocaust. Untuk memperingati peristiwa ini, Israel mendirikan tugu peringatan yang dinamani Yad Vashem tahun 1953. Tugu ini berfungsi untuk menunjukkan kejadian mengerikan.

Museum holocaust ini berbentuk segitiga mirip prisma. Bagian bawah bangunan ini mirip bintang Daud. Orang-orang Yahudi menyadari benar bahwa holocaust membuat populasi dunia berkurang banyak.