Tradisi Unik Pernikahan di Dunia

Pernikahan sendiri yang dimana adalah sebuah hal yang menjadi salah satu dari sebuah momen yang dimana biasanya menjadi sebuah hal yang sangat ditunggu di dalam setiap siklus dari sebuah kehidupan. Bukan hanya sebuah hal yang dimana hanya sekadar ikrar kesetiaan yang ada antara dua manusia yang biasanya akan berlangsung lewat satu atau juga dua patah kata, momen yang sangat berharga ini lah yang dimana nantinya menjadi salah satu hal yang juga menjadi sebuah perayaan yang biasanya juga sangat kenal dengan sebuah balutan tradisi yang ada. Dimana ada banyak sekali juga tradisi dari pernikahan unik yang ada di dunia yang dimana masih menjadi salah satu hal yang juga perlu dilakukan hingga sekarang ini. Saking uniknya lagi dimana, tradisi pernikahan ini pun menjadi salah satu hal yang dibilang aneh oleh sebagian orang.

Tradisi Unik Pernikahan di Dunia

Tradisi ini sendiri menjadi salah satu situs daftar sbobet88 dan hal yang juga hadir karena adanya sebuah filosofi khusus yang dimana diyakini orang-orang yaitu secara turun-temurun. Seperti halnya yang sudah Dilansir juga dari berbagai macam sumber, maka dalam artikel ini sendiri dimana akan dibahas tentang beberapa tradisi unik yang dilakukan saat pernikahan yang ada di berbagai belahan dunia. Namun, pernahkan Anda dimana mendengar sebuah tradisi pernikahan yang super unik di sejumlah negara? Misalnya saja, seperti tradisi dimana pengantin yang akan dilarang kencing dan juga akan dilarang buang air besar hingga dipaksa untuk menangis sebelum dan juga sesudah mereka menikah ? Ternyata, tradisi pernikahan yang juga bisa bikin orang geleng-geleng kepala ini benar-benar ada. Bahkan, salah satu dari lima yang ada dalam daftar, berasal dari Indonesia.

Blackening atau Tradisi Mandi Kotoran, Skotlandia

Tradisi ini sendiri adalah sebuah tradisi yang juga disebut dengan ‘tradisi menghitamkan pengantin’. Calon suami istri yang bisanya akan melakukannya, pada saat menjelang dilangsungkannya sebuah hari pernikahan mereka. Pada saat itu dimana kedua calon pengantin yang nantinya akan disiram dengan menggunakan lumpur, juga dilempar dengan sisa makanan, telur busuk hingga juga berbagai macam benda lainnya. Lalu keduanya yang dimana nantinya juga akan di ikat di pohon setelah mereka berdua dilumuri oleh kotoran. Jika kedua calon pengantin yang nantinya dapat bertahan, dimana mereka berdua yang nantinya juga akan dipercaya juga akan dapat mampu melalui sebuah rintangan yang ada dalam sebuah pernikahan mereka kelak.

Tradisi Menikah dengan Pohon, India

Selain Skotlandia, India yang ternyata juga punya sebuah tradisi yang dimana juga dibilang cukup nyeleneh yang biasanya akan dilakukan jelang pernikahan mereka. Perempuan yang biasanya hendak menikah terlebih dahulu harus dinikahkan dengan sebuah pohon pisang yang ada. Konon, hal ini sendiri yang dimana sebagian masyarakat India percaya, dengan menikahi pohon dilakukan, calon pengantin wanita yang nantinya akan terlepas dari segala keburukan dan juga dengan segala kutukan.

Setelah ‘pernikahan pohon’ tersebut digelar, barulah si pengantin yang dimana nantinya wanita akan dapat diperbolehkan benar-benar untuk dapat menikah dengan pria pilihannya. Meskipun dilestarikan dengan cara turun temurun, tradisi ini sendiri yang dimana sempat mendapat kritikan dari sejumlah pihak karena dianggap sebagai sebuah tradisi yang dimana merendahkan wanita.

Tradisi Memukul Telapak Kaki Mempelai Pria

Berikutnya, yang dimana ada sebuah tradisi unik yang dimana di biasanya adalah sebuah tradisi yang akan dilakukan jelang pernikahan yang biasanya dilakukan di Korea Selatan. Teman-teman dari calon pengantin pria sendiri yang biasanya akan melepaskan sepatu dan juga akan mengangkat kedua kakinya untuk dapat dipukul-pukul dengan menggunakan tongkat kayu atau juga dengan menggunakan ikan kering. Meskipun hal ini yang dimana dianggap cukup sakit, tradisi ini sendiri adalah sebuah tradisi yang ada dan juga tradisi yang dianggap sebagai sebuah kegiatan yang seru karena, sembari kedua kakinya dipukul, calon pengantin pria yang dimana nantinya akan ditanya beberapa pertanyaan layaknya dirinya tengah bermain kuis.

Tradisi Menahan Buang Air, Kalimantan

Tradisi unik ini yang dimana biasanya setelah pernikahan ini berlaku bagi masyarakat yang ada di pulau Tidung, Kalimantan. Menurut tradisi tersebut, pasangan pengantin baru yang dimana biasanya akan dilarang masuk ke kamar mandi. Pasangan pengantin yang dimana juga biasanya mereka tidak diizinkan sama sekali untuk dapat buang air kecil maupun juga untuk buang air besar selama tiga hari berturut-turut. Selama tiga hari tersebut pula, kedua pengantin yang dimana nantinya juga akan diberikan makanan dan juga minuman dengan sebuah porsi sangat minim.

Apabila aturan ini sendiri tidak dapat di dilanggar, jika pengantin melanggarnya yang dimana nantinya akan mendapat sebuah musibah seperti halnya sebuah perselingkuhan dan juga sebagainya. Setelah melewati masa tiga hari itulah, baru pasangan pengantin yang dimana nantinya masing-masing yang akan diperbolehkan beraktivitas seperti biasanya.

Menangis Selama 30 Hari, China

Di sebuah daerah terpencil yang ada di China, Suku Tujia yang diaman ternyata memiliki sebuah tradisi unik yang dapat di lakukan menjelang pernikahan. Suku Tujia sendiri yang dimana merupakan sebuah etnis minoritas yang ada dan hidup menyebar di beberapa wilayah yang ada di China, seperti halnya yang ada di Provinsi Hunan, Hubei, Guizhou, hingga juga di Chongqing.

Pengantin wanita yang ada di suku Tujua ini sendiri yang dimana harus menangis selama satu jam dalam sehari hingga 30 hari menjelang hari pernikahannya. Nenek, ibu, hingga juga saudara yang lainnya pun yang dimana harus ikut menangis bersama selama satu jam yang ada setiap harinya. Menangis dalam tradisi ini sendiri menjadi sebuah hal yang bukan berarti duka. Hal ini yang dimana ternyata sebuah hal yang dimana juga bertujuan untuk menunjukkan sebuah rasa bahagia dan cinta yang sangat mendalam.

Bahan Kelakar Teman

Di Prancis, sendiri yang dimana ketika orang menikah (terutama merupakan sebuah pasangan yang masih muda) maka mereka yang nantinya juga akan menjadi sebuah bahan kelakar oleh teman hingga juga oleh sanak keluarga. Usai pasangan biasanya menikah atau bahkan saat keduanya yang dimana sedang berada di dalam sebuah kamar, teman dan juga keluarga biasanya akan berkumpul di rumah pengantin baru sambil memukul sebuah pot hingga wajan sambil mereka berteriak-teriak dan juga sambil bernyanyi.

Pengantin baru yang dimana nantinya juga harus keluar dan melayani pengunjung sambil memberikan sebuah makanan dan juga minuman serta makanan ringan yang dimana digunakan untuk membuat mereka pergi. Dalam satu kasus ini ada sebuah hal yang lebih ekstrem. Jika pengunjung nantinya diabaikan, maka mereka yang nantinya akan masuk dan menculik pengantin pria dan kemudian akan meninggalkannya di sebuah tempat yang juga cukup jauh. Tradisi ini dimana bernama dengan charivari ini yang diman juga mulai pada Abad Pertengahan.

Meludahi pengantin di Kenya

Pernikahan unik berikutnya sendiri yang dimana datang dari Suku Maasai yang ada di Kenya. Saat momen pernikahannya tiba, pengantin yang biasanya akan akan berdandan dan mengenakan sebuah perhiasan terbaik mereka. Lalu, nantinya sang ayah mempelai wanita yang nantinya akan dapat meludahi kepala dan juga payudara pengantin wanita yang biasanya juga menjadi sebuah hal yang nantinya akan diartikan sebagai pemberian berkah.

Itulah beberapa tradisi unik yang ada pada saat menyambut sebuah pernikahan. Di beberapa negara sendiri hal ini dimana dirayakan dengan berbagai tradisi yang berbeda. Namun, setiap tradisi yang dimana mempunyai sebuah makna yang sama yaitu mengharapkan sebuah kebaikan.